Archive for April 27th, 2008
puisi buat azwa
Mata mungilmu bercahaya
Bagaikan sepasang mutiara hitam yang berkilau tertimpa sinar mentari
Tawamu selalu menentramkanku
Menenangkan jiwaku yang lelah
Membuatku enggan menjauh darimu, meski sesaat
Tingkahmu yang penuh dengan keluguan
Caramu menjatuhkan diri secara tiba-tiba
Membuat hatiku senantiasa terjaga
Tak ingin kau sedikitpun terluka
Sayangku,
Kau hadir membawa riuh yang menyenangkan
Setiap waktu kini menjadi berbeda
Penuh dengan gelak tawa
Tangisan manjamu
Tak sedikitpun merubah rasa sayangku
Malah semakin besar
Jadilah kau yang pemberani
menantang hidup ini dengan pasti
Jadilah kau yang cerdas
mensiasati tipu daya dunia
Jadilah kau yang lembut hati
menyayangi semua makhluk di muka bumi
Jadilah kau yang sholehah
membawakanku sebuah nampan penuh doa saat ku tiada
Dedicated to Azwa Auriga
Depok, 11 April 2008
By Diane_yuyie
Add comment April 27, 2008
Anggrek Bulanku
Aku tak mau menjadi diriku yang sekarang. Tidak untuk saat ini. Aku ingin mencari sebuah ketenangan. Bukan sesuatu yang membuat tubuh dan jiwaku melayang entah kemana. Dan kini, hanya angin kemarau yang mengerti benar kegundahanku. Menyesakkan nafasku, menggerogoti kerongkonganku dengan dahaga yang tak berujung. Selain itu, wajah-wajah sahabat yang dulu kukenal sehidup semati seketika berubah sinis. Mereka tak lagi menganggapku ada di dunia.
Continue Reading Add comment April 27, 2008